Ini adalah antara ilmu pengajaran dari Bible dan Taurat boleh dijadikan pengajaran pada mana kisah ibrah yg baik sahaja. Intipatinya mengisahkan subjek utama Gadis Sulamit atau seorang gadis yg hitam kerana dipaksa menjadi gembala dan pekebun walhal ia seorang gadis yg saleh baik dicemburui oleh kakak kakaknya seakan sama kisah dengan Nabi Yusuf as.

Dikatakan Sulamit itu saleh baik berguna dan cantik seperti ”Sepohon epal di tengah antara pohon pohon hutan” by Ana Ghoib

Sulamit adalah gadis desa yang merasa dirinya hina, tidak berarti. Dia mengaku kulitnya hitam, Kid.1:5-6. Kulit Sulamit sebenarnya tidak hitam, hanya karena terpaan matahari karena menjaga kebun anggur dan menggembalakan domba, sehingga kehitam-hitaman. Sulamit merasa tidak layak untuk menjadi permaisuri, tapi dalam pandangan Suleman layak dan mulia sehingga dia dipilih.

Demikian Gereja Tuhan yang mengalami panas pencobaan sehingga dipandang hina dan remeh oleh dunia, banyak mengalami olokan dan sindiran dari dunia, tetapi mulia dipemandangan Tuhan dan dipilih oleh Tuhan untuk jadi Pengantin.

Kecantikan Sulamit
1.      Kecantikan Dasar (Alami)
Kecantikan alami adalah kecantikan dasar yang dimiliki yang merupakan bawaan sejak lahir.
Kecantikan alami Sulamit telah teruji, dia tetap nampak cantik sekalipun harus bekerja keras sebagai penjaga kebun anggur dan diterpa terik matahari dan hujan, sehingga kulitnya kasar dan hitam.  Kecantikannya semakin menawan kerena memancarkan kebaikan hati. Ketaatannya dan kerelaannya bekerja keras menunjukkan kebaikan hatinya Kid.1:6.

Dihadapan Tuhan manusia pada dasarnya cantik dan mulia karena diciptakan menurut gambar dan teladan Allah.  Tetapi sejak jatuh dalam dosa menjadi kotor dan hina, kehilangan kecantikan dan kemuliaan.

Kecantikan dan kemuliaan manusia dapat dikembalikan melalui proses kelahiran kembali, baik tubuh, jiwa maupun roh, melalui baptisan air dan roh serta penyucian oleh Firman. Yoh.3:5, 15:3. Seberapa jauh ketulusan hati dalam menerima Tuhan serta kerelaan berkorban dalam berserah padaNya, seperti ketaatan Sulamit dalam menjaga kebun anggur dan kebun anggurnya sendiri tidak ditunggui, hal itu akan menujukkan sebarapa cantik dan mulia dasar iman kita.

Dasar iman yang kuat dan kokoh, akan dilihat dari tingkat buah pertobatan, Mat.3:8, Kis.2:38, karunia Roh dan Pengenalan Firman yang murni, I Pet.2:2, II Pet.1:5 Kalau buah pertobatan dihasilkan dengan baik, menerima Firman yang benar dan murni serta penuh anugrah Roh Kudus, berarti memiliki kecantikan alami yang menawan, yang teruji yang tidak akan pudar jika diterpa panas pencobaan dan kesusahan, atau  oleh tawaran kenikmatan dunia.

Sulamit memang sangat cantik, rendah hati, sederhana dan tidak suka bersolek, kecantikannya tidak sebanding dengan putri Yerusalem.

sad woman ayu

Dalam Perjanjian Lama terdapat 5 (lima) buku puisi  yakni :

  1. Buku Ayub    –   Berkat melalui sengsara
  2. Buku Mazmur   –   Puji-pujian melalui Doa
  3. Buku Amsal Solaiman  –   Hikmat melalui  Pepatah
  4. Buku Alkatib   –  Kesungguhan melalui kesia-siaan
  5. Buku Syirul Asyar Solaiman – Kemuliaan melalui persekutuan

Dalam kehidupan seorang beriman, kelima buku ini mempunyai tujuan Rohani dan nilai Rohani yang sangat berharga, yang digambarkan dalam susunan kelima buku puisi tersebut diatas.

Dimana apabila seorang beriman mengalami sengsara sebagai ujian iman, dan bertahan seperti Ayub, dia akan memperoleh berkat Rohani dan berkat Rohani diperolehnya melalui persekutuan dengan Tuhan (melalui Puji-pujian dan Doa) sehingga dalam persekutuan ini dia akan mengalami Hikmat Allah, sehingga rencana Allah dalam hidupnya diketahuinya bahwa segala sesuatu didalam dunia ini tidak kekal dan menjadi sia-sia diatas segala kesia-siaan dalam pemikirannya yang akhirnya ia memandang keatas kepada persekutuan dengan Tuhan, yang akhirnya ia menjadi kekasihnya Tuhan Yesus Kristus. 2 Korintus 11:2“Karena aku cemburu kepadamu dengan suatu cemburuan ilahi, sebab sudah aku tunangkan kamu dengan seorang laki-laki, hendak menghadapkan kamu seperti seorang perawan yang suci kepada Kristus”.

Buku Syirul Asyar Solaiman adalah satu buku syair yang disusun oleh Raja Solaiman dipuncak kejayaan pemerintahannya, menggantikan ayahnya Raja Daud memerintah Kerajaan Israel.

Semasa hidupnya Raja Sulaiman telah mengarang 3000 Amsal dan 1005 Syair. Perhatikan 1 Raja-raja 4:32“Maka dikarangkan Baginda tiga ribu misal dan jumlah segala syair itu seribu lima biji” . Syair ini biasanya dinyanyikan pada hari Pasah, hari kedelapan.

Pokok cerita dari buku Syirul Asyar Solaiman ini adalah berkisar antara Raja Solaiman dengan seorang gadis desa berasal dari negeri Sunem di Baal Hamon. Seorang gadis desa yang tercantik diantara segala gadis seluruh tanah Palestina pada masa itu.

Untuk mencari tahu rahasia dari gadis tersebut, perhatikanlah 1 Raja-Raja 1:3-4:

“Maka dicari oranglah dalam segala jajahan negeri Israel akan seorang perempuan muda yang elok parasnya, maka didapatinya Abisaj, seorang perempuan Sunami, lalu dihantar oranglah akan dia menghadap baginda. Maka perempuan muda itu amat elok rupanya, dipeliharakannya dan dilayaninya akan baginda, tetapi tiada juga baginda bersetubuh dengan dia”.

Jadi gadis ini adalah gadis yang elok parasnya yang dicari untuk melayani Raja Daud, ayah dari Solaiman, tatkala Daud ayahnya sakit amat sangat, tetapi baginda Daud tidak bersekutu dengan dialah yang akhirnya baginda Raja Daud meninggal dunia (wafat).

Waktu kematian Raja Daud tiba, terjadilah perebutan kekuasaan dalam Istana Daud dimana Adonia anak Hadjit (adalah anak dari Raja Daud yang lain) hendak merampas kedudukan Solaiman, yang telah ditentukan Raja Daud menggantikan tahtanya dan untuk memerintah Kerajaan Israel, tetapi dicegah Pengikut-pengikut Raja Daud sehingga Adonia tersingkir, 1 Raja-Raja 1:4-53.

Abisady (Sulamit) yang sudah berada dalam istana Raja Daud akibat daripada keributan perebutan kekuasaan, segera meninggalkan Istana Daud lari pulang ke Sunem, kemudian karena kesibukan pemerintahan , Raja Solaiman lupa padanya.

Pada masa pemerintahannya Solaiman mengusahakan banyak kebun anggur. Salah satu kebun anggur yang terkenal yang membawakan hasil yang banyak karena kesuburannya adalah di Baal Hamon ditanah Efraim yang terletak 50 mil jauhnya dari Istana Raja Solaiman di Yerusalem. Syirul Asyar Solaiman 8:11-12. Kebun anggur ini disewakan kepada salah satu keluarga yang sangat miskin dan memasukkan seratus keping perak untuk Raja Solaiman, dan penunggunya (penyewa) beroleh dua ratus keping perak setahun.

Adapun keluarga yang menunggui kebun anggur Raja Solaiman adalah keluarga yang sudah kehilangan kepala keluarga (janda). Keluarga ini terdiri dari seorang ibu dengan dua orang anak laki-laki, Syirul Asyar Solaiman 1:6 dan dua orang anak perempuan, Syirul Asyar Solaiman 8:5,8 ini berbicara tentang adik perempuan dari Sulamit yang belum dewasa. Dalam Syirul Asyar Solaiman 6:13 dan 8:5 adalah berbicara tentang Sulamit.

Keluarga dari Sulamit ini sangat kejam terhadap Sulamit, sehingga Sulamit dijadikan penunggu kebun anggur Raja Solaiman di Baal Hamon ini didesa Sunem ditanah Efraim.

Disamping Sulamit menjaga kebun anggur tersebut dia juga menjaga / menggembalakan kawan binatang, Syirul Asyar  Solaiman 1:6-7. Dikatakan pula bahwa kakak laki-laki dari Sulamit tidak berbelas kasihan kepada Sulamit, suka marah padanya dan disuruh pula menunggui kebun anggur Raja Solaiman.

Pada waktu menjaga kebun anggur, Sulamit ditimpa terik matahari sehingga mukanya nampak kehitam-hitaman.

Kebun anggur ini subur tetapi banyak Rubah dan rubah-rubah kecil yang selalu merusakkan kebun anggur yang ditunggui oleh Sulamit, oleh karena itu Sulamit sangat kewalahan untuk menjaga / menungguinya, disamping menunggui kebun anggur ini Sulamit juga menjadi Gembala kambing domba, merupakan pekerjaan rangkap.

Buku Syirul Asyar Solaiman ini adalah buku yang sangat Romantis diantara beberapa buku yang bersifat romantis dalam Alkitab.

Dalam Alkitab terdapat 3 (tiga) buku yang bersifat romantis yakni :

  1. Buku Rut yang menceritakan hubungan percintaan antara BOAZ dengan RUT.
  2. Buku Ester yang menceritakan hubungan percintaan antara Raja AHAZWEROS dengan ESTER.
  3. Buku Syirul Asyar Solaiman yang menceritakan hubungan percintaan yang luar biasa antara Raja SOLAIMAN dan SULAMIT.

JALANNYA PERTEMUAN ANTARA RAJA SOLAIMAN DAN SULAMIT.

Pada sekali peristiwa Raja Solaiman keluar dari Istananya dan  menyamar dirinya sebagai seorang gembala dan pergi ke Baal Hamon untuk melihat dan memeriksa kebun anggurnya yang subur dinegeri tersebut, yang kebetulan Sulamit gadis desa itu menjaga / menungguinya.  Jadi dalam hal ini Raja Solaiman meninggalkan Tahtanya di Yerusalem dan Mahkotanya ditinggalkannya, serta menyamar sebagai seorang gembala, itu sebabnya tidak dikenal oleh Sulamit. Waktu gembala itu tiba dikebun anggur, maka terlihatlah olehnya akan Sulamit, maka hatinyapun terpikatlah kepadanya.

Pada pertemuan ini terjadilah pandang-memandang satu dengan yang lain, dan dari pandang-memandang ini, timbullah api gelora cinta, kemudian terjalinlah hubungan cinta yang mendalam. “Percintaan terjadi dari pandangan mata”. Ingat bahwa mata itu Pelita Tubuh.

Dikebun anggur ini terjadilah percakapan yang mesra antara “gembala” ini dan Sulamit kemudian terbentuk Cinta. Sulamit adalah seorang gadis yang sangat elok parasnya. Perhatikan Syirul Asyar Solaiman 1:8 : “Jikalau tiada ia itu diketahui olehmu, hai engkau yang terelok diantara segala orang perempuan ! hendaklah engkau keluar dan menurut bekas kaki kambing domba itu dan gembalakanlah kambingmu betina hampir dengan kemah-kemah gembala itu”

Seperti telah diterangkan bahwa kebun di Baal  Hamon ini ditunggui oleh Sulamit adalah sangat subur dan inilah yang menarik hati Raja Solaiman untuk menjenguknya. Demikian juga Sidang Jenmaat yang subur Rohaninya berbicara Sidang Jemaat penuh dengan FirmanKu dan Anugerah RohKU berjalan,  itulah yang menarik hatiKu, sehingga datang ditengah sidang tersebut.

Setelah terjadi hubungan percintaaan antara raja Solaiman dan Sulamit, maka terjadilah perkara-perkara yang luar biasa dalam hubungan percintaan ini. Mulai pada saat itu Sulamit tergila-gila kepada raja Solaiman, demikian juga Raja Solaiman terhadap Sulamit. Mereka  mabuk cinta. Pertemuan mereka dalam kebun anggur ini terjadilah cumbuan yang sangat mesra, dimana mereka mencurahkan kasih sayang mereka, sebagai adat orang yang dimabuk cinta, itulah sebabnya terjadilah kecupan-kecupan mesra. Syirul Asyar Solaiman 1:2.

Karena Raja Solaiman datang dengan memakai pakaian gembala, maka Sulamit tidak mengenalnya, bahwa gembala yang sedang jatuh cinta kepadannya adalah Raja Solaiman. Itulah sebabnya Sulamit menawarkan kepada gembala yang sedang menyamar ini untuk menolong menjaga kawan binatangnya.

RAHASIA PERCINTAAN MESRA ANTARA AKU DAN GEREJAKU

Intisari dari buku Syirul Asyar Solaiman ini adalah pernyataan cinta antara Raja Solaiman dengan Sulamit yang menunjuk pernyataan cinta antara Aku dan GerejaKu, yang menjadi tunanganKu. 2 Korintus 11:2. Gereja yang dimaksud adalah Gereja yang menerima KABAR PENGANTEN dan gereja tersebut akan bertunangan dengan Aku. Hosea 2:18-20.

Setelah selesai pertemuan mereka dikebun anggur ini si Gembala mengundang Sulamit berkunjung ketempat tinggalnya di Yerusalem. Ini disebabkan cumbuan mesra yang pertama yang sangat mengesankan, mengakibatkan kasih sayang yang mendalam antara Sulamit dan si Gembala ini timbal balik. Biasanya inilah yang disebut cinta mula-mula atau kasih yang mula-mula.

Setelah peristiwa ini terjadi, maka cinta Raja Solaiman ini dicurahkan sepenuhnya kepada Sulamit, menyebabkan istri Raja Solaiman dan gundik-gundiknya sebanyak 1000 orang, 1 Raja-Raja 11:3 sakit hati, apalagi sehabis pertemuannya yang pertama kali dengan Sulamit mengakibatkan Raja Solaiman tidak lagi bersekutu (secara suami istri) dengan istri-istri dan gundik-gundiknya yang digambarkan sebagai Puteri-puteri Yerusalem. Apa sebab ? Karena hati daripada Raja Solaiman telah dicuri oleh Sulamit demikian juga sebaliknya. Tatkala Sulamit ke Yerusalem ternyata dia dijemput oleh si gembala upahan dari Raja Solaiman.

Tatkala Sulamit dijemput dan dibawa masuk oleh Raja Solaiman kedalam istana matanya menjadi silau ketika Sulamit memandang segala keindahan dalam istana Raja Solaiman. Demikian pengalaman Gereja Penganten apabila dibawa masuk kedalam kemuliaanKu, Kisah Rasul 2:16-18, 1 Korintus 14:26-33, Wahyu 4:1.

Sulamit langsung dihantar ke Istana Solaiman sampai mahligai atau peraduan Raja Solaiman melewati Puteri-puteri Yerusalem yang berada dalam istana dan berada disekitar peraduan Raja Solaiman tetapi dibatasi dengan Tirai kelambu Solaiman yang berwarna hitam, ini menghalangi dari pandangan Puteri-puteri Yerusalem tiada tembus sampai ketempat peraduan Raja Solaiman. Sulamit ditarik masuk sampai kedalam peraduan Raja Solaiman yang sangat indah, sambil Sulamit mulai dirayu.Syirul Asyar Solaiman 1:4.

Raja Solaiman memerintahkan kerajaan Israel selama 40 tahun, ini menunjuk pada “40 Tahun Yobel” berarti 40 x 50 tahun = 2000 tahun berbicara Zaman Rohulkudus atau Zaman Gereja.

Sumber 1 Sumber 2

Now You Know Dont Say Thank - Comment & Share